HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Tembus Rp29 T, Menkeu Purbaya Pede Insentif dan BLT Sejahtera Dongkrak Ekonomi Kuartal IV


RADARNEGERI.COM - Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyuarakan optimisme tinggi terkait kinerja ekonomi Indonesia di akhir tahun, khususnya selama Desember 2025. Optimisme ini didorong oleh implementasi berbagai insentif pemerintah menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta masifnya penyaluran bantuan sosial.

Purbaya meyakini, daya dorong ekonomi pada Kuartal IV (Q4) 2025 akan jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

"Harusnya sih triwulan keempat Desember ini daya dorong ekonomi lebih bagus dibanding tahun lalu," ujar Purbaya usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Baca Juga: Komisi VII DPR RI Dukung Penuh Menkeu Purbaya Perketat Pengawasan Impor Baja Ilegal

Penyaluran BLTS Sejahtera Capai Rp29 Triliun

Kunci utama pendorong ekonomi di akhir tahun adalah penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Sejahtera senilai total Rp31 triliun. Menkeu Purbaya mencatat bahwa penyerapan bantuan ini hampir rampung, dengan realisasi penyaluran yang telah melampaui Rp29 triliun.

Sisa anggaran yang sedikit lagi akan disalurkan diharapkan segera mengalir ke masyarakat, memicu peningkatan daya beli yang sangat dibutuhkan untuk menggerakkan roda perekonomian domestik.

Insentif Transportasi Dorong Mobilitas Nataru

Selain bantuan sosial, pemerintah juga mengguyur insentif sektor transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. Purbaya menyebutkan adanya subsidi yang telah dialokasikan anggarannya untuk berbagai moda transportasi, termasuk:

  • Kereta api
  • Jalan tol
  • Kapal laut
  • Pesawat

Purbaya berharap kebijakan insentif ini dapat tersosialisasikan dengan baik, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan dukungan pemerintah untuk program liburan mereka.

Baca Juga: Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya: Bea Keluar Emas dan Batu Bara Serentak Berlaku 1 Januari 2026

Konsolidasi Anggaran untuk Perbaikan Ekonomi

Menyinggung rapat terbatas dengan Presiden, Purbaya menyampaikan bahwa pembahasan difokuskan pada evaluasi situasi ekonomi terkini. Secara umum, ia menilai situasi ekonomi menunjukkan perbaikan yang nyata.

Meskipun demikian, ia mengakui masih ada beberapa aspek yang perlu dikonsolidasikan, khususnya terkait anggaran yang belum sepenuhnya lancar.

"Situasi ekonomi terkini semuanya membaik. Ada sedikit kelemahan, tapi saya lihat ada perbaikan ke depan. Ada beberapa anggaran yang mungkin belum lancar tapi akan dikonsolidasikan ke depan supaya lebih lancar lagi supaya uangnya semakin muter di sistem ekonomi," tutup Purbaya. Konsolidasi ini bertujuan agar perputaran uang dalam sistem ekonomi dapat berjalan lebih optimal di masa mendatang.

Posting Komentar