Pasar Otomotif 2026: Gaikindo Masih Matangkan Target Penjualan Mobil
RADARNEGERI.COM - JAKARTA, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor
Indonesia (Gaikindo) menyatakan belum menetapkan target resmi penjualan mobil
baru untuk tahun 2026. Saat ini, asosiasi masih dalam tahap pemetaan pasar dan
menunggu hasil koordinasi dengan para anggotanya.
Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, menjelaskan
bahwa penentuan angka proyeksi harus melalui diskusi mendalam untuk melihat
prospek ekonomi nasional serta masukan dari berbagai produsen otomotif di
Indonesia.
Baca Juga: Runtuhnya Dominasi Tesla: BYD Resmi Jadi Raja Mobil Listrik Dunia Tahun 2025
Evaluasi Kinerja Penjualan 2025
Keputusan untuk berhati-hati dalam menetapkan target 2026
tidak lepas dari realitas pasar sepanjang tahun 2025 yang mengalami tekanan
cukup signifikan. Berikut adalah ringkasan performa pasar mobil nasional tahun
lalu:
- Penurunan
Ritel: Hingga November 2025, penjualan ritel tercatat sebanyak 739.977
unit, turun sekitar 8,4% dibandingkan periode yang sama di 2024
(807.586 unit).
- Revisi
Target: Akibat melambatnya daya beli, Gaikindo sebelumnya telah
memangkas target total tahun 2025 menjadi 780.000 unit.
- Data
Penjualan: Wholesales (pabrik ke diler) tercatat sebesar 710.084 unit
hingga November 2025.
Optimisme Pemulihan di Tahun 2026
Meski menutup tahun 2025 dengan rapor merah, Gaikindo tetap
melihat adanya peluang pemulihan di tahun 2026. Faktor utama yang diharapkan
menjadi motor penggerak adalah perbaikan kondisi ekonomi domestik.
"Kami masih harus membahasnya dengan anggota dulu.
Hasil diskusi tersebut akan menjadi landasan kebijakan kami ke depan,"
ujar Jongkie, Senin (5/1/2026).
Potensi tantangan di tahun 2026 juga mencakup kebijakan fiskal baru, salah satunya kabar mengenai potensi kenaikan harga mobil listrik yang perlu diantisipasi oleh para pelaku industri dan calon konsumen.
