Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter, Menkeu Purbaya Utus Wamenkeu Suahasil di RDG BI
RADARNEGERI.COM - Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu)
Purbaya Yudhi Sadewa kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas
ekonomi nasional melalui penguatan koordinasi dengan Bank Indonesia (BI). Dalam
Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode 16-17 Desember 2025, Menkeu mengutus
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk hadir mewakili pemerintah.
Kehadiran perwakilan Kementerian Keuangan ini dikonfirmasi
langsung oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam paparan hasil RDG di Jakarta,
Rabu (17/12/2025).
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Pengelolaan Utang Disiplin, Generasi Muda Tak Perlu Khawatir Beban Fiskal
"Sesuai dengan undangan kepada Menteri Keuangan, RDG BI hari ini dihadiri Wakil Menteri Suahasil dengan surat kuasa dari Menkeu sesuai UU BI," jelas Perry.
Komitmen Sinergi Erat di Akhir Tahun
Langkah ini menandai kali kedua secara berturut-turut
Kementerian Keuangan terlibat langsung dalam rapat penentuan kebijakan moneter
tersebut. Sebelumnya, pada RDG bulan November lalu, Menkeu Purbaya mengutus
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.
Baca Juga: Menuju 2026, Menkeu Purbaya Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8% dan Status Negara Maju
Partisipasi aktif pemerintah dalam RDG BI merupakan bentuk
nyata sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal. Tujuannya adalah untuk
memastikan harmoni kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta
mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah dinamika akhir
tahun.
Dengan adanya koordinasi yang semakin erat ini, pemerintah dan Bank Indonesia optimistis dapat menciptakan iklim ekonomi yang kondusif melalui sinkronisasi kebijakan suku bunga, pengendalian inflasi, dan optimalisasi belanja negara.
