HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

PTPP Bidik Kontrak Baru Rp23,5 Triliun di 2026, Fokus pada Bisnis Inti Konstruksi


RADARNEGERI.COM - JAKARTA, Emiten konstruksi pelat merah, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), menetapkan target ambisius untuk performa bisnis tahun mendatang. Perseroan membidik perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp23,5 triliun pada tahun 2026.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, menjelaskan bahwa proyeksi ini disusun dengan optimisme terhadap peluang proyek domestik maupun mancanegara. Strategi utama perusahaan untuk mencapai angka tersebut adalah dengan memperkuat fokus pada bisnis inti (core business) konstruksi guna memastikan efisiensi dan kualitas proyek yang optimal.

Baca Juga: Waspada! Kerugian Penipuan Digital Tembus Rp7 Triliun, Pentingnya Penguatan Identitas Digital

Evaluasi Kinerja Akhir 2025

Dalam konferensi pers pasca Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Kamis (17/12/2025), Novel memaparkan bahwa hingga penghujung tahun 2025, perolehan kontrak masih menunjukkan tren positif meski menghadapi beberapa tantangan.

  • Realisasi Target: PTPP memperkirakan capaian kontrak hingga akhir Desember 2025 akan berada di kisaran 90% hingga 92% dari target awal.
  • Faktor Penyebab: Penurunan tipis dari target ini disebabkan oleh adanya pergeseran waktu (shifting) pelaksanaan beberapa tender serta proses administrasi penetapan pemenang proyek yang masih berjalan di sisa hari tahun ini.

Ekspansi Luar Negeri dan Dukungan Pendidikan Nasional

PTPP terus menunjukkan taringnya di pasar internasional dengan melanjutkan proyek pembangunan jalur kereta api di Manila, Filipina. Proyek jangka panjang ini diproyeksikan akan berlangsung hingga lima tahun ke depan, memperkuat portofolio perseroan di level global.

Sementara di dalam negeri, PTPP baru saja mengamankan proyek strategis sektor pendidikan, yakni Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bengkulu.

  • Nilai Kontrak: Rp501,99 miliar (termasuk PPN).
  • Sumber Dana: APBN Tahun Anggaran 2025–2026.
  • Lokasi Proyek: Kota Bengkulu (Kecamatan Selebar) dan Kabupaten Kaur (Kecamatan Tetap).
  • Target Pengerjaan: 240 hari kalender masa pelaksanaan dan 180 hari masa pemeliharaan.

Proyek di Bengkulu ini merupakan bagian dari komitmen PTPP dalam mendukung program pemerintah untuk memeratakan akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi masyarakat di wilayah perkotaan hingga daerah pesisir.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Nataru, KAI Logistik Tambah Kapasitas 20 Ton per Hari

Komitmen Tata Kelola

Menghadapi tahun 2026, manajemen PTPP menegaskan akan terus memperketat evaluasi menyeluruh pada setiap proyek yang diambil. Langkah ini diambil untuk menjaga transparansi dan kepercayaan investor, sekaligus memastikan setiap pengerjaan memberikan nilai tambah bagi pembangunan infrastruktur nasional.

Posting Komentar